Thursday, 13 April 2017

Berjerawat Saat Hamil? Begini Cara Aman Mengatasinya!

Penyebab utama timbulnya jerawat pada saat hamil adalah adanya tidak keseimbanagan hormonal. Hormon kehamilan dapat menyebabkan sejumlah masalah kulit, termasuk jerawat, gatal-gatal, dan kulit gelap. Biasanya pada trimester pertama masa kehamilan atau sekitar minggu keenam, kadar hormon akan mencapai tingkat tertingginya.
Diketahui bahwa hormon yang paling banyak mengalami lonjakan adalah hormon progesteron yang akan menjadikan kelenjar minyak ini memproduksi banyak minyak dan dapat menimbulkan jerawat. Karena minyak yang berlebih dapat menyumbat pori-pori diwajah anda, sehingga bakteri yang ada dipori-pori wajah akan menyebabkan infeksi sehingga timbulah jerawat.

Jerawat dapat muncul diwajah anda ketika sebum bercampur dengan sel-sel kulit mati. Pertemuan ini dapat menutup pori-pori kulit dan memicu bakteri berkembang cepat. Seperti yang kita ketahui, apapun yang meyentuh ibu hamil turun memengaruhi janin.

BACA JUGA: Wow! Ternyata Ini Penyebab Kulit Wajah Kering

Jadi, anda dianjurkan untuk memakai obat jerawat guna menghindari resiko bayi terlahir cacat. Berikut zat yang aman dan terlarang untuk ibu hamil.


Zat yang Aman

Beberapa ahli merekomendasikan obat jerawat yang mengandung asam azeliac, eritromisin, benzoyl perokxide, clindamcyin atau glycolic acid. Tingkat penyerapan zat ini ketubuh hanya sekitar 5%, sehingga dipercaya tidak akan memengaruhi janin.

Meski begitu anda juga harus tetap berhati-hati, karena obat jerawat banyak beredar yang belum teruji keamanannya untuk ibu hamil.


Zat yang Tidak Aman

Zat yang tidak aman untuk ibu hamil adalah isotretinoin. Zat ini sangat berbahaya ketika dipakai pada masa kehamilan, karena dapat menyebabkan bayi lahir dengan cacat yang serius. Saking bahayanya, wanita yang sedang dalam masa subur harus memakai 2 jenis alat kontrasepsi, setidaknya sebulan sebelum dan sesudah menggunakan obat ini.

Retinoid

Retinoid juga termasuk tretinoin, adapalene, dan tazarotene. Menurut beberapa peelitian, tingkat penyerapan zat-zat ini kekulit tergolong rendah. Meski begitu, tetap ada kekhawatiran bahwa zat tersebut bisa saja meningkatkan resiko bayi terlahir cacat.


Asam Salisilat

Selanjutnya adalah asam salisilat, beberapa ahli menyarankan untuk menghindari obat jerawat yang mengandung zat ini. Anda harus berhati-hati karena zat ini banyak ditemukan diobat-obat jerawat yang dijual bebas dipasaran.


Tetracyclines

Nah, yang terakhir adalah tetracyclines. Zat ini adalah dapat menghambat petumbuhan tulang janin dan mengubah warna giginya secara termanen. Ini termasuk antibiotik seperti doxycycline, tetracycline, dan minocycline.

Namun, selain itu anda juga bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk menghilangkan jerawat diwajah anda. Keuntungan menggunakan bahan alami sangat banyak. Salah satunya adalah mudah didapatkan, dan yang pasti tidak mengandung efek samping apapun.


Menghilangkan Jerawat Menggunakan Bahan Alami

1. Madu

Pertama adalah dengan menggunakan madu. Madu dipercaya dapat menyejukan kulit. Karena madu memiliki kandungan zat antiseptik dan antibakteri. Cara menggunakannya hanya dengan mencuci wajah anda dengan air hangat, lalu oleskan madu pada seluruh wajah anda secara merata, tunggu hingga kering, lalu bilas sampai bersih.

2. Lemon

Kedua adalah dengan menggunakan lemon. Buah lemon ini memiliki zat alphahydroxy acid (AHA). Jika zat ini dioleskan dapat membuang sel-sel kulit mati dan membantu membuka pori-pori yang tersumbat.
Untuk dapat memanfaatkannya, anda cukup mencelupkan kapas pada perasan lemon. Oleskan pada jerawat, diamkan hingga kering, lalu bilas dengan air dingin.


3. Soda Kue

Ketiga adalah dengan menggunakan soda kue. Kandungan pada soda kue bisa membuat kulit kering dan membantu proses penyembuhan jerawat. Cara penggunaannya yaitu, campur 1sdm soda kue dengan sedikit air, lalu aduk sampai berstektur seperti pasta, lalu oleskan pada seluruh wajah anda, tunggu sampai mengeing dan bilas dengan air hangat.


4. Minyak Kelapa

Keempat adalah dengan menggunakan minyak kelapa. Minyak kelapa memiliki zat anti jamur dan antibakteri yang dapat mengatasi jerawat. Selain itu, minyak kelapa juga bisa menyejukan kulit wajah anda. Gunakan rutin minyak kelapa sebelum anda tidur.

Nah, itulah ulasan tentang cara mengatasi jerawat pada ibu hamil. Apabila penjelasan diatas ada yang kurang jelas, atau anda ingin berbagi pengalaman silahkan comment dibawah ya gais. Semoga bermanfaat...

BACA JUGA:
KOMENTAR

0 comments