Thursday, 8 June 2017

10 Cara Mudah Meningkatkan Produksi ASI Ibu

10 cara mudah meningkatkan produksi ASI ibu- Umumnya, cara meningkatkan produksi ASI adalah hal yang mudah. Sebelum membahasnya pastikan anda mengetahui apa itu ASI terlebih dahulu.

ASI atau air susu ibu merupakan cairan berisi antibiotik yang sangat bermanfaat untuk menjaga metabolisme pada tubuh sang bayi. Bisa dipastikan ketika bayi terpenuhi ASI maka pada umumnya bayi tersebut memiliki kekebalan tubuh yang sangat kuat.
Selain itu ASI juga bisa disebut sebagai sumber gizi utama yang sangat mudah untuk dicerna bagi bayi yang baru lahir. Dengan menyusui anda telah memberikan kehidupan terbaik untuk sang buah hati anda.

Namun sayangnya tidak semua ibu memiliki produksi ASI yang melimpah. Oleh karena itu agar selalu dapat memberikan asupan ASI kepada sang bayi, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk dapat meningkatkan produksi ASI.

Nah, Adajerawat.com akan mengulas, apa saja sih cara untuk para ibu yang sedang menyusui untuk meningkatkan produksi ASI?. Berikut ulasannya 10 cara mudah meningkatkan produksi ASI ibu. 

10 Cara Mudah Meningkatkan Produksi ASI 

1. Mengkonsumsi Sayuran

Terdapat beberapa makanan yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI salah satunya adalah sayuran. Adapun sayuran yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI diantaranya daun katuk, pepaya, bayam, wortel, dan kacang-kacangan.

Daun Katuk 

Daun katuk dahulu kala juga dipercaya bisa digunakan untuk meningkatkan produksi ASI ibu, sayangnya kini keberadaannya sangat sulit dijumpai sehingga banyak ibu tidak bisa mengkonsumsinya.
Daun katuk memiliki banyak protein yang dibutuhkan. Saat ibu menyusui, ibu membutukan protein yang cukup sebanyak 20 gram lebih banyak dari biasanya. Protein dapat dicukupi dengan konsumsi makanan dari bahan katuk minimal 100 gram setiap harinya.
Pohon Pepaya 

Semua yang ada dalam pohon pepaya berguna untuk meningkatkan produksi ASI ibu. Mulai dari buah, daun, bunga, dapat digunakan untuk memperanyak ASI. Dalam buah maupun bunganya terdapat vitamin A, vitamin C, mineral seperti kalsium, asam folat dan juga enzim papain.
Enzim yang berada di pepaya tersebut bermanfaat untuk membantu proses pencernaan protein. Saat ibu menyusui ibu membutuhkan banyak protein dalam produksi ASI. Buah pepaya juga memiliki banyak cairan, sehingga pepaya sangat baik untuk produksi ASI.

Bayam

Bayam baik sebagai makanan penambah zat besi. Zat besi bermanfaat dalam pembentukan sel darah merah didalam ibu yang menyusui. Selain zat besi bayam juga kaya akan vitamin B6, Fungsi dari vitamin B6 tersebut adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh pada bayi. 
Nutrisi lain pada bayam adalah vitamin A,C,E,K, protein dan juga berbagai macam mineral seperti riboflavin, asam folat, kalsium, magnesium, thiamin, kalium dan juga fosfor. Bayam juga memiliki enzim bernama phytoestrogens yang bermanfaat untuk memproduksi ASI.

Wortel

Wortel juga mengandung enzim phytoestrogens yang berguna untuk memproduksi ASI. Oleh sebab itulah ibu yang mengkonsumsi makanan yang memperbanyak ASI jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan air didalam tubuhnya. 
Jika sampai dehidrasi, berbagai makanan tersebut tidak akan membantu dalam memproduksi ASI.

Kacang Tanah Mentah

Kacang tanah mentah memiliki protein yang tingi dibandingkan dengan kacang tanah yang telah diolah. Oleh sebab itu mengkonsumsi kacang tanah dalam kondisi mentah dapat digunakan ibu dalam memproduksi banyak ASI. 
Namun makanan mentah ini juga dapat menyebabkan terjadinya keguguran.

2. Memperhatikan Posisi Menyusui

Banyak sekali ibu yang ketika menyusui merasakan sakit yang luar biasa. Hal itu diakibatkan karena posisi pada saat menyusui yang salah. Maka cobalah untuk melakukan posisi menyusui yang benar seperti duduk dan menidurkan bayi di pangkuan. 
Karena dengan duduk bertujuan membuat aliran ASI lancar, ketika telah dirasa lancar dan tidak sakit baru anda dapat berbaring menyusui buah hati anda tercinta

3. Cobalah Untuk Sering Menyusui

Menyusui setiap 2-3 jam merupakan cara terbaik untuk memproduksi banyaknya ASI. Selain itu bayi yang baru lahir sangat banyak membutuhkan banyaknya ASI setiap 2-3 jam nya, supaya membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh ketika paska dilahirkan. 
Dengan sering menyusui dapat mempengaruhi tingkat ASI yang akan dikeluarkan, karena proses tersebut dipengaruhi oleh hormon prolaktin yang dimana hormon prolaktin akan bekerja dengan baik ketika ASI dikeluarkan.

4. Perhatikan Gaya Hidup

Cara mudah meningkatkan produksi ASI ibu selanjutnya gaya hidup. Hal ini sangat mempengaruhi produksi ASI itu sendiri misalnya ketika seorang ibu, sedang mengalami stres. Maka dapat dipastikan ASI yang diproduksi akan berkurang, hal itu dikarenakan pengaruh hormon.
Maka bagi anda yang saat ini sedang menyusui cobalah selalu dalam keadaan relax atau tidak stress agar hormon pada diri anda tetap stabil dan asupan ASI untuk bayi pun tetap terjaga.

5. Berikan ASI Secara Bergantian

Cara meningkatkan produksi ASI ibu selanjutnya adalah dengan memberikan ASI secara bergantian. Hal ini berguna untuk mengalirkan ASI, sehingga ASI yang sudah diproduksi sebaiknya dialirkan dan ASI akan diproduksi kembali. 
Tak hanya itu saja manfaat memberikan ASI secara bergantian adalah agar bayi tidak bosan dengan bagian kanan atau kiri.

6. Pijat Secara Teratur

Pijatan yang benar dan tepat juga akan membantu anda dalam memperbanyak produksi ASI. Anda bisa melakukan pemijatan dipangkal buah dada kemudian tekan secara perlahan ke dinding dada dengan menggunakan kedua jari. 
Setelah itu, anda juga dapat melakukan gerakan melingkar pada bagian dada selama beberapa detik dan selanjutnya memindahkan jari pada daerah berikutnya.

7. Tetap Tenang dan Rileks

Cara berikutnya adalah cara tetap tenang dan rileks. Rileks dan tenang sat anda menyusui adalah cara paling mudah untuk memperbanyak produksi ASI. Hal ini membuat baik lama ketika menyusui. 
Anda juga dapat melakukan kontak kulit dengan bayi ketika berkomunikasi ataupun membelainya. Hal tersebut dapat memicu hormon oksitosin untuk lebih banyak dalam memproduksi ASI. 

8. Hindari Rokok

Asap rokok dapat memberikan pengaruh buruk terhadap produksi ASI. Oleh karena itu sebaiknya anda menghindari jadi perokok aktif atau pasif. Pastikan anda mengkonsumsi buah dan sayur agar kesehatan anda tetap terjaga. Adapun bahaya rokok untuk ibu menyusui antara lain :
  • Merokok akan mengurangi hormon prolaktin pada ibu menyusui sehingga menurunkan produksi ASI. Dan apabila produksi ASI berkurang secara tidak langsung akan memicu peluang untuk early weaning atau menyapi terlalu dini.
  • Merokok akan mempengaruhi LDR (let down reflects). Hal ini menyebabkan sulitnya ASI untuk dikeluarkan sehingga  lebih sulit dinikmati oleh bayi.
  • Bayi yang sering menghirup asap rokok, akan meningkatkan resiko terkena penyakit radang, paru-paru, bronkitis, infeksi telinga, infeksi sinus, dan iritasi mata.
  • Bayi menjadi rewel (sering menangis) hal ini karena tidak hanya nikotin yang masuk ke dalam ASI namun juga bayi yang menjadi perokok pasif akan mudah gelisah dan menangis.
  • Bayi yang dilahirkan dari ayah ibu perokok 7 kali lebih berpeluang meninggal karena SIDS (sudden infant death syndrome). Selain itu bayi 1-3 kali lebih sering ke dokter karena infeksi saluran pernapasan atau alergi. 

9. Pompa ASI

Anda juga dapat memompa ASI ketika anda menyusui untuk merangsang produksi ASI. Gunakan pompa yang memiliki kualitas baik agar ASI yang dihasilokan pun tetap maksimal.
Tak hanya itu saja pastikan anda mencuci dan membersihkan pompa ASI setelah digunakan. Hal ini bertujuan agar ASI yang digunakan tetap steril dan higienis ketika dikonsumsi oleh Bayi.

10. Minum Air Putih

Seperti yang telah diketahui bahan utama produksi ASI adalah air. oleh karena itu pastikan anda meminum air putih dalam setiap harinya. Tak hanya air putih saja, anda juga dapat mengkonsumsi lainnya seperti, susu, sup dan laya air lainnya.

Nah itulah ulasan mengenai cara mudah meingkatkan produksi ASI ibu. Menjadi seorang ibu pintar-pintarlah memilih asupan yang baik untuk buah hati kesayangan anda. Karena pertumbuhan baik buah hati anda, tergantung anda yang merawatnya. Jangan sampai kesalahan terjadi. 

Semoga Bermanfaat..

BACA JUGA :
KOMENTAR

0 comments