Wednesday, 14 June 2017

22 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi dan Cara Mencegahnya

22 cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi dan cara mencegahnya- Bayi yang terkena pilek akan membuat bayi merasa tidak nyaman. Beberapa gejala pilek pada bayi sering menyebabkan hidung tersumbat, sakit kepala, demam dan beberapa gejala tidak nyaman lainnya.

Hal ini yang akan membuat bayi menangis terus menerus sehingga banyak orang tua yang merasa cemas. Terkadang pilek juga menjadi gejala lain ketika ada tanda-tanda bayi tumbuh gigi.

Memastikan bayi sehat dan cepat pulih akan menjadi keinginan orang tua agar bayi kembali ceria. Hidung tersumbat saat pilek bisa menyebabkan bayi tidak bisa bernafas dengan baik.

Sebelum Adajerawat.com mengulas 22 cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi dan cara mencegahnya. Anda harus mengetahui dulu penyebab terjadinya hidung tersumbat. Berikut ulasannya.

Penyebab Hidung Tersumbat

Penyebab hidung tersumbat merupakan penyakit yang sering terjadi pada hidung. Yang dimaksud penyakit ringan disini misalnya common cold, flu, dan infeksi sinus.

Penyakit-penyakit tersebut dapat menyebabkan hidung tersumbat karena menimbulkan peradangan pada lapisan rongga hidung dan sinus yang merupakan jaringan yang kaya akan pembuluh darah. 

Radang akan menyebabkan pembuluh darah melebar dan menimbulkan pembengkakan sehingga hidung menjadi tersumbat. Menurut National Institutes of Health hidung tersumbat karena penyakit ringan diatas dapat sembuh atau hilang dengan sendirinya dalam waktu satu minggu.

22 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi dan Cara Mencegahnya

1. Letakan Kepala Bayi Lebih Tinggi

Ketika bayi sedang tidur maka cobalah meletakan kepala bayi lebih tinggi dari badannya. Cara ini akan membuat membuat lendir yang berada disaluran pernafasan tidak menumpuk pada hidung sehingga bayi bisa bernafas dengan baik.

Posisi ini juga sangat baik untuk membantu semua lendir bisa keluar secara alami dari hidung karena posisi yang nyaman untuk pernapasan. Jika kepala bayi masih belum bisa tegak maka lipat selimut yang lembut dan letakan di belakang kepala.

Pada saat bayi tidur dalam posisi seperti ini maka anda sebaiknya tetap menjaga agar bayi tidak terjatuh dari tempat tidur. Baca juga: 7 pertolongan pertama mengatasi demam pada bayi

2. Pijat Badan Bayi dengan Bawang Merah

Umumnya hidung tersumbat saat pilek juga disertai dengan kondisi tubuh yang tidak nyaman. Hal ini akan membuat tubuh bayi semakin tidak nyaman. Anda bisa mencoba untuk memijat bayi dengan bawang merah yang sudah dilembutkan.

Bawang merah mengandung senyawa seperti alisin dan sulfur yang akan membantu menghangatkan tubuh bayi. Anda bisa menghaluskan bawang merah hingga benar-benar lembut. 

Kemudian pijat tubuh bayi mulai dari perut hingga ke arah leher. Kemudian bersihkan dengan handuk yang bersih. Cara ini juga bisa membantu menurunkan demam pada bayi.

3. Berjemur Dipagi Hari

Umumnya hidung yang tersumbat disebabkan karena lendir yang mengental dalam saluran pernapasan seperti hidung. Lendir yang terus mengental dan tidak dieluarkan bisa menyebabkan infeksi yang buruk pada sistem pernapasan. 

Karena itu anda bisa mencoba untuk menjemur bayi dipagi hari saat sianr matahari masih hangat. Hadapkan bagian dada dan wajah bayi ke sinar matahari tapi tutup mata bayi dengan penutup mata atau kacamata. 

Kemudian tepuk sebentar pada bagian punggung bagyi dengan lembut. Beberapa bayi mungkin akan menangis tapi ini sangat baik karena akan banyak lendir yang keluar dari hidung bayi.

4. Menguap Hidung Bayi dengan Air Hangat

Apakah bayi anda sangat rewel sehingga tidak bisa tidur saat hidung tersumbat? anda bisa mencoba untuk menghangatkan tubuh bayi dan bagian hidung bayi dengan menguap hidung bayi. Pertama anda perlu meletakan air panas dikamar mandi dalam ember atau wadah yang lain.

Kemudian tutup pintu kamar mandi dan biarkan uap dari air panas keluar semua. Setelah itu ajak bayi untuk masuk kamar mandi. Metode seperti ini memang seperti manfaat baby spa. 

Bayi anda hanya perlu mendapatkan uap hangat yang keluar dari air panas. Setelah itu tunggu hingga semua lendir keluar dari hidung bayi.

5. Oleskan Sedikit Vicks VapoRub pada Punggung dan Dada

Jika bayi anda sudah berumur lebih dari enam bulan atau sudah lebih tua dan tidak memiliki riwayat penyakit asma dan alergi maka anda bisa menggunakan vicks vaporub. 

Bahan olesan ini sangat aman untuk bayi dan anak-anak namun harus dilakukan pada bayi yang tidak memiliki keluhan asma sama sekali. Oleskan sedikit saja pada bagian punggung dan dada bayi lalu usap dengan handuk bersih. 

Lakukan secara hati-hati sehingga bagian obat tidak mengenai wajah atai mata bayi. Lakukan perawatan ini ketika bayi akan tidur sehingga membantu pernapasan bayi menjadi lebih sehat.

6. Bersihkan Hidung Bayi dengan Handuk Bersih

Beberapa bayi yang memiliki hidung tersumbat sebenarnya ada sebagian lendir yang menumpuk hingga hidung luar bayi. Bayi memang belum bisa mengeluarkan lendir yang menumpuk hingga luar bayi. 

Bayi memang belum bisa mengeluarkan lendir sendiri sehingga anda perlu membantu bayi agar semua lendir bisa keluar. Anda bisa mencoba untuk handuk yang tipis kemudian pilin hingga kecil. Lalu tarik semua lendir bayi secara perlahan. 

Beberapa bayi akan menangis karena merasa tidak nyaman sehingga anda harus melaukan dengan lembut. Cara ini bisa membuat bayi bisa bernapas dengan baik dan mengurangi pilek.

7. Berikan ASI

ASI sebenarnya menjadi salah satu obat yang paling berkhasiat untuk bayi yang sedang mengalami tersumbat. Anda bisa mencoba untuk memberikan ASI lebih rutin meskipun terkadang bayi tidak bisa menyusu dengan baik karena hidung tersumbat. 

Namun ASI mengandung antibiotik alami yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Jika bayi menolak untuk minum ASI langsung dari payudara maka coba tawarkan ASI perah. 

Cara ini sangat baik untuk membantu bayi agar tidak terkena dehidrasi sehingga pilek pada bayi tidak menjadi lebih buruk.

8. Memberikan Susu Formula

Jika anda tidak memberikan ASI pada bayi maka cobalah untuk memberikan susu formula secara teratur. Namun jangan memberikan susu formula yang terlalu kental karena bisa membuat cairan lendir bayi lebih kental dan bayi dapat terkena sembelit.

Berikan susu formula dengan komposisi yang ringan dan hangat sehingga bayi merasa lebih nyaman. Bantu bayi untuk minum susu formula dengan posisi yang nyaman atau tidak sambil tidur.

Namun hati-hati untuk memberikan susu formula jika bayi menunjukan alergi yang dapat membuat bayi terkena diare.

9. Gunakan Humididifier untuk Kamar Bayi

Kamar bayi menjadi bagian yang sangat penting untuk merawat bayi yang sedang pilek. Anda bisa mencoba untuk menggunakan humidifier sehingga bisa membuat kamar bayi tidak terlalu lembab. Kelembapan yang buruk pada kamar bayi bisa membuat pilek bayi lebih parah. 

Selain itu kamar bayi yang terlalu lembab juga bisa menyebabkan pertumbuhan jamur sehingga tidak baik untuk paru-paru bayi. Jika anda tidak menggunakan humidifier maka buka jendela dan pintu kamar bayi pada siang hari dan usahakan bisa terkena sinar matahari.

10. Sementara Waktu Hindarkan Bayi dari Udara Luar

Ketika bayi mengalami hidung tersumbat maka anda bisa mencoba untuk tidak keluar rumah. Anda bisa membuka jendela dan pintu rumah dengan baik agar pergantian udara di dalam rumah bisa teratur. Tapi sementara waktu jangan mengajak bayi keluar rumah. 

Cara ini sangat baik untuk membantu bayi tidak terkena penyakit menular atau penyakit infeksi dari udara dan menjaga agar bayi tidak terkena air hujan. Cara ini juga sngat baik untuk membantu kondisi tubuh bayi agar tetap steril sehingga sakit pilek pada bayi tidak memburuk.

11. Lap Hidung Bayi dengan Handuk Lembut

Ketika hidung bayi tersumbat maka bagian hidung bayi juga menjadi tidak nyaman. Anda bisa mencoba untuk sering mengelap hidung bayi dengan handuk hangat. Rendam handuk ke dalam air hangat lalu peras hingga semua airnya keluar. 

Kemudian gunakan untuk mengelap bagian hidung bayi secara perlahan. Anda juga bisa meletakan handuk hangat yang tipis dalam waktu singkat di atas hidung bayi. Cara ini bisa membuat cairan lendir yang mengental bisa mencair keluar dengan sendirinya.

12. Gosok Dada Bayi dengan Bawang Putih Lembut

Bawang putih juga sangat baik untuk membantu pernapasan bayi menjadi lebih baik. Anda bisa mencoba untuk melembutkan bawang putih lalu panaskan sebentar. Saat masih hangat gunakan untuk menggosok dada bayi. 

Bawang putih mengandung senyawa yang bersifat antioksidan sehingga uapnya bisa membuat ledir yang kental pada hidung bayi bisa mencair. Ulangi selama beberapa kali sehingga cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi bisa berhasil lebih cepat. 

13. Pijat Secara Rutin

Cara melakukan pijat bayi yang benar bisa membantu bayi mendapatkan sistem kekebalan tubuh alami. Pilek memang penyakit yang disebabkan oleh virus dan memicu infeksi pada sakuran pernapasan bayi. 

Hidung tersumbat pada bayi bisa lebih parah jika bayi anda juga terkena sinusitis. Untuk mengatasi ini maka lakukan pijat bayi dengan cara yang benar. Pijatan pada tubuh bayi bisa merangsang titik dalam tubuh bayi sehingga bayi anda bisa merasa lebih santai. 

Jika anda tidak bisa memijat sendiri maka anda bisa membawa bayi ke terapis khusus bayi atau pusat spa bayi. Pijat bayi juga sangat efektif untuk mengatasi bayi sering menggeliat dan sebagai cara mengatasi sembelit pada bayi.

14. Kompres Dada Bayi dengan Daun Salam

Daun salam termasuk jenis herbal dapur yang sangat baik untuk membantu pernapasan bayi saat terkena hidung tersumbat bisa menjadi lebih baik. Anda bisa mencoba untuk merebus daun salam sebanyak 2 sampau 5 lembar hingga mendidih. 

Kemudian masukan handuk yang bersih kedalam air rebusan daun salam dan peras hingga semua airnya keluar. Lalu kompreskan pada bagian dada bayi atau dahi bayi. Ulangi selama beberapa kali hingga bayi anda bisa bersin atau lendir keluar dari hidung bayi. 

15. Tepuk Ringan Punggung Bayi

Jika bayi anda berusia lebih dari 6 bulan maka anda bisa mencoba untuk menepuk ringan pada bagian punggung bayi. Cara ini sangat baik untuk membantu semua lendir pada hidung bayi keluar dengan baik. Anda bisa mencoba untuk menempatkan bayi dipangkuan dengan posisi tengkurap.

Bagian kepala bayi harus menghadap ke bawah kemudian gunakan tangan anda yang lain untuk menompang dada bayi. Lalu tepuk bagian punggung bayi secara pelan dan lembut. 

Beberapa bayi akan batuk atau menangis tapi ini bisa membuat semua cairan di dada dan hidung bayi akan keluar. Sehingga bayi tidak mengalami hidung tersumbat lagi.

16. Berikan Sup Ayam ( Untuk Bayi Berusia 6 Bulan ke Atas )

Jika bayi anda sudah menerima makanan pendamping ASI maka anda bisa mencoba memberikan sup. Sup kaldu ayam atau sapi sangat baik untuk membuat saluran pernapasan pada bayi menjadi lebih ringan. Sup ini juga bisa lebih cepat sembuh dari flu. 

Jika bayi sudah menerima makanan padat seperti bubur nasi maka anda bisa memberikannya bersama dengan bubur yang lembut. Sup bisa membantu bayi tidak terkena dehidrasi sehingga bayi lebih sehat.

17. Teteskan Air Garam pada Hidung Bayi

Garam bersifat alkali yang bisa membuat semua cairan yang mengental bisa mencair. Anda bisa mencoba untuk menggunakan air garam agar lendir pada hidung bayi bisa keluar semua. Campurkan beberapa sendok teh garam ke dalam air hangat, lalu aduk hingga merata. 

Kemudian masukan beberapa tetes air garam secara perlahan dengan pipet atau alat suntik steril. Lakukan perlahan sehingga tidak memasukan cairan terlalu dalam ke bagian hidung bayi.

Lalu tunggu sebentar hingga semua cairan pada hidung bayi bisa keluar dan beberapa bayi juga akan bersin. Bersihkan dengan handuk ketika semua cairan bisa keluar dari hidung bayi.

18. Uap Hidung Bayi dengan Minyak Kayu Putih atau Minyak Telon

Menguap hidung bayi biasanya dilakukan dengan alat intalasi dirumah sakut. Cara ini harus dilakukan di rumah sakit sehingga terkadang bayi merasa tidak nyaman. Sebelum anda membawa bayi ke rumah sakit maka anda bisa mencoba untuk menguap sendiri. 

Anda bisa meneteskan beberapa tetes minyak kayu putih atau minyak kayu telon ke dalam air mendidih di dalam panci atau ember. Kemuadian hadapkan bagian hidung atau wajah bayi ke uap yang dikeluarkan. 

Anda juga bisa menutup bagian kepala bayi dengan handuk tipis sehingga semua uap akan mengarah ke hidung bayi. Cara ini dapat membantu membuat cairan hidung bayi keluar dengan cepat.

19. Perhatikan Suhu Ruangan Kamar Tidur Bayi

Ketika bayi terkena pilek maka bayi tidak bisa tinggal dalam ruangan atau rumah dengan suhu yang terlalu dingin. Sebaiknya anda mengatur suhu ruangan kamar tidur bayi agar lebih hangat. Cara ini sangat baik untuk membantu bayi bisa bernapas dengan baik.

Jika anda menggunakan AC untuk kamar tidur bayi maka cobalah untuk mematikan AC. Bahaya AC bagi balita juga bisa menyebabkan penyakit infeksi seperti pilek pada bayi sulit untuk disembuhkan. Lebih baik jika suhu ruangan kamar tidur bayi lebih hangat.

20. Berikan Madu Hangat (Bayi Usia 6 Bulan ke Atas)

Jika bayi anda sudah berusia lebih dari 6 bulan maka anda juga bisa mengatasi hidung tersumbat pada bayi dengan air madu hangat. Ingat jangan melakukan langkah ini ketika bayi anda masih berusia dibawah 6 bulan karena ada bahaya madu untuk bayi.

 Larutkan beberapa sendok madu murni ke dalam air hangan lalu berikan kepada bayi lewat dot atau botol susu bayi yang sudah bersih. 

Air madu mengandung bahan antibiotik alamai yang bisa menyembuhkan pilek pada bayi lebih cepat. Selain itu air madu juga sangat baik untuk membantu demam bayi cepat turun.

21. Berikan Sari Kurma Hangat

Sari kurma merupakan minuman khusus yang dibuat dari buah kurma. Jika bayi anda sudah berusia lebih dari 6 bulan maka anda bisa mencoba memberikan sari kurna untuk bayi anda. 

Caranya adalah dengan melarutkan sari kurma dengan air hangat kemudian aduk hingga rata. Berikan kepada bayi anda dengan botol susu yang bersih. Kurma mengandung mineral yang baik untuk melawan pilek dan hidung tersumbat seperti magnesium, seng dan kalsium. 

Selain itu berbagai jenis vitamin yang lengkap dalam sari kurma juga bisa membantu maningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi.

22. Jauhkan Semua Sumber Alergi untuk Bayi

Anda juga bisa mencoba untuk menjauhkan semua sumber alergi untuk tubuh bayi. Apakah bayi anda menderita alergi seperti alergi bulu binatang, alergi dingin, alergi susu sapi, alergi debu, dan jenis alergi lain? 

Anda harus mencari tahu penyebab hidung bayi sering tersumbat akibat alergi. Jika memang bayi anda sering mengalami hal ini maka hindari semua jenis penyebab alergi.

Orang dewasa yang merokok sebaiknya juga tidak mendekat ada bayi. Asap rokok sangat berbahaya untuk bayi karena asap bisa masuk paru-aru bayi dan bayi mengalami sesak nafas.

Cara Mencegah Hidung Tersumbat pada Bayi

Hidung tersumbat pada bayi bisa dipicu oleh beberapa panyebab seperti pilek dan alergi. Dibawah ini beberapa cara untuk mencegah agar hidung bayi tidak tersumbat dan juga terhindar dari pilek secara alami.

1. Mencuci Tangan Bayi 

Ketika anda ingin merawat bayi maka biasakan untuk membersihkan tangan baik itu dengan mencuci tangan atau menggunakan bahan antiseptik untuk tangan. Cara ini sangat baik agar bayi tidak terkena infeksi dari virus atau bakteri yang menempel di tangan anda. 

Cara ini sangat ringan tetapi juga sering diabaikan oleh orang tua. Jadi anda bisa melakukan hal ini secara teratur mulai sekarang.

2. Hindari dari Seseorang yang Sedang Sakit

Ketika seseorang terkena flu atau pilek maka jangan sampai bersin atau mendekati bayi. Virus ini sangat mudah menular lewat udara sehingga bayi anda juga akan tertular dengan mudah. Jika virus mengenai bayi maka pilek sangat cepat berkembang.

3. Jaga Kondisi Kamar Bayi

Jaga kondisi kamar bayi agar selalu mendapatkan sirkulasi udara yang bersih dan segar. Ketika anda menggunakan humidifier maka bersihkan secar teratur sehingga tidak banyak kuman atau kotoran yang berserang di alat tersebut. 

Jika anda menggunakan AC untuk ruang kamar tidur bayi maka usahakan agar AC mendapatkan servis secara berkala. Langkah ini penting untuk mencegah berkembangnya kuman, virus dan bakteri dalam ruangan kamar tidur bayi.

4. Usahakan Selalu Memberikan ASI

Ushakan untuk selalu memberikan ASI atau susu formula secara teratur kepada bayi. Anda bisa mencoba untuk menyesuaikan takaran ASI atau susu formula sesuai dengan pola makan bayi.

Cairam sangat penting untuk menolak dan mencegah semua panyakit infeksi yang bisa mengenai tubuh bayi anda.

5. Mengajari Waktu Tidur yang Tepat untuk Bayi

Pertama anda bisa menjaga agar bayi selalu tidur dengan baik dan tidak larut malam. Ketika tubuh bayi anda mendapatkan waktu yang teratur untuk tidur maka sistem kekebalan tubuh bayi akan meningkat dengan baik dan bisa melawn semua penyakit infeksi secara alami.

6. Membuat Bayi Bergerak Sesuai dengan Umurnya

Membuat bayi banyak bergerak sesuai dengan umurnya. Anda juga harus mencoba untuk membuat bayi mendapatkan gerakan secara teratur sesuai umurnya. Sehingga bayi memiliki pola perkembangan yang baik. 

Rangsang gerakan tubuh bayi dengan beberapa cara seperti tengkurap, berdiri atau gerakan lain sesuai umur bayi.

BACA JUGA:
Menjaga kesehatan tubuh bayi memang sangat penting agar tubuh bayi tetap sehat. Beberapa cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi bisa dilakukan tanpa obat.

Kecuali jika kondisi bayi sudah memburuk dan anda menemukan gejala yang lebih buruk seperti kejang atau kolik pada bayi. Jika sudah seperti ini maka anda harus mencoba membawa bayi kedokter. 

Itulah ulasan mengenai cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat
KOMENTAR

0 comments