Monday, 19 June 2017

Inilah Menu Makanan Bayi 6 Bulan Pendamping ASI

Waktu yang paling tepat untuk mulai memberikan makanan pendamping ASI kepada bayi adalah ketika bayi menginjak usia 6 bulan, ini menurut WHO (World Health Organization). Tapi mengapa 6 bulan?

Hal ini dikarenakan sistem pencernaan bayi sudah mulai siap untuk menerima tekstur dan jenis makanan lain yang lebih padat dibandingkan usia sebelumnya.

Usia 6 bulan sendiri bukanlah usia yang baku, tetapi di usia ini memungkinkan organ sistem pencernaan, kerongkongan dan perut bayi sudah cukup siap untuk mencerna makanan pendamping ASI yang lebih padat.

WHO memberikan saran agar makanan pendamping ASI yang diberikan kepada bayi harus mempunyai kandungan protein, energi, dan mikronutrien yang seimbang. Hal ini penting untuk bayi yang tengah mengalami masa pertumbuhan.
Selain hal tersebut, penyajian makanan seharusnya dilakukan dengan cara higienis guna menghilangkan risiko terkontaminasi bakteri serta kotoran. Memberi makanan pendamping ASI harus sabar.

Tidak mengherankan jika bayi belum bisa langsung mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI) sesuai ekspektasi orang tua. Di masa-masa ini, berikanlah waktu yang cukup kepada Buah Hati untuk belajar menikmati makanan selain air susu ibu atau susu formula.

Memberi makanan pendamping ASI harus sabar, karenanya tidak mengherankan jika bayi langsung bisa mengkonsumsi MPASI (Makanan Pendamping ASI) sesuai ekspektasi orang tua. Di masa percobaan ini bersabarlah dan berikan cukup waktu kepada buah hati untuk belajar menikmati makanan selain susu formula dan susu ibu.

Sebenarnya tidak lama, umumnya si kecil akan mulai terlihat kegirangan ketika diberikan sendok yang didekatkan ke mulutnya, ketika itu terjadi maka ibu harus mulai menentukan menu makanan apa yang akan diberikan untuk si kecil.

BACA JUGA: Inilah 10 Bahaya Kelebihan Vitamin C Bagi Tubuh Kita

Nah, pada kesempatan kali ini Adajerawat.com akan mengulas tentang Inilah Menu Makanan Bayi 6 Bulan Pendamping ASI. Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Berikut Menu Makanan Bayi 6 Bulan Pendamping ASI

Menu Sarapan

Menu sarapan biasanya lebih sederhana dibanding menu makan siang. Inilah beberapa pilihan menu sarapan sehat dan enak untuk si kecil.
  1. ¼ - ½ mangkuk kecil buah-buahan yang dipotong dadu.
  2. ¼ - ½ mangkuk kecil telur rebus yang ditumbuk.
  3. Roti bakar dalam potongan panjang dan kecil agar mudah digenggam bayi. Oles dengan pisang tumbuk atau telur rebus.
  4. Tempe kukus ditambah sedikit minyak kelapa serta sedikit bumbu, seperti bawang putih dan bawang merah, lalu disaring.
  5. Brokoli rebus dan kentang rebus ditambah sedikit bumbu, lalu disaring dan diberi sedikit minyak kelapa.
  6. Sereal dengan yoghurt tawar, ditambah apel yang sudah direbus hingga lunak.
  7. Biskuit sereal dari gandum utuh disiram susu tawar, ditambah buah rebus.
  8. Bubur disiram susu, disajikan dengan buah pir yang sudah dihaluskan.


Menu Makan Siang

Nah, untuk menu kali ini Bunda di haruskan untuk lebih kreatif lagi. Bunda dapat mencoba dengan daftar menu di bawah ini:
  1. Campurkan 1-2 sendok makan sereal bayi dan 2 sendok makan buah atau sayur yang sudah dihaluskan, bisa ubi manis, kacang polong, mangga, ataupun saus apel.
  2. Nasi dicampur bayam dan ikan tuna, lalu disaring.
  3. Hati ayam digoreng ditambah sedikit bumbu, lalu disaring bersama nasi.
  4. Roti bakar dengan telur orak arik.
  5. Pasta yang ditumbuk dengan brokoli dan keju.
  6. Timun dan wortel dalam potongan panjang kecil, cocol dengan keju lembut.
  7. Kacang-kacangan panggang dengan roti bakar.
  8. ¼ - ½ mangkuk kecil sayuran yang berwarna kuning atau oranye.


Menu Makan Malam

Bunda, bisa variasikan menu makan malam si kecil dengan ide-ide di bawah ini:
  1. Campurkan 1-2 sendok makan sereal bayi, 1-2 sendok makan pisang atau wortel yang dihaluskan, atau bisa juga diganti dengan sayur dan buah lain yang juga dihaluskan.
  2. 1-2 sendok makan ayam atau daging sapi yang dihaluskan, 2 sendok makan sayuran yang dihaluskan, dan 1 sendok makan finger food seperti potongan pisang, mangga, nanas, atau peach bila bayimu sudah berusia 11 bulan
  3. Telur rebus, ambil kuningnya saja, lalu disaring bersama sedikit bumbu dan tambahkan sedikit minyak kelapa.
  4. Nasi tim dan kacang polong tumbuk, sajikan dengan potongan timun jepang.
  5. Nasi tim dengan kacang lentil rebus lalu tumbuk.
  6. Ikan salmon yang dihaluskan, ditambah kacang polong tumbuk.
  7. Ikan yang direbus dalam susu cair bersama kentang, wortel, dan brokoli.
  8. Kentang tumbuk dengan sayuran yang dimasak lama atau slow cook, ditambah ayam cincang.
  9. Pie isi daging sapi atau domba, dikombinasikan dengan sayuran hijau.
  10. Ubi manis, buncis, dan kembang kol yang ditumbuk.
  11. ¼ mangkuk kecil daging sapi atau unggas yang dipotong dadu, ditambah tahu.
  12. ¼ - ½ mangkuk kecil sayuran hijau.
  13. ¼ mangkuk kecil mie, pasta, nasi, atau kentang.
  14. ¼ mangkuk kecil buah-buahan.


Cemilan

Cemilan diberikan dua kali sehari, yaitu di antara waktu sarapan ke makan siang dan di antara waktu makan siang menuju makan malam. 
  1. Buah-buahan segar yang sudah direbus atau yang bertekstur lembut, potong kecil.
  2. Buah yang dicampur dengan yoghurt tawar.
  3. Pure avokad (potongan buah avokad dicampur dengan ASI secukupnya menggunakan blender).
  4. Pisang, langsung dikerok, lumatkan dengan sendok dan disuapkan ke anak.
  5. Yoghurt tawar.
  6. Roti bakar.
  7. ¼ mangkuk kecil keju dalam potongan kecil-kecil.
  8. Pudding.
  9. Bubur nasi.
  10. Biskuit.
  11. Sayuran rebus.
Namun ingatlah, MPASI hanya bersifat pendamping, sedangkan sumber nutrisi utama tetaplah ASI ataupun susu formula. Tetap berikan bayi ASI atau susu formula, beberapa saat setelah selesai memberikan menu sarapan, makan siang atau makan malam yaitu sekitar 120 – 180 ml.

Kebutuhan harian bayi usia 8-12 bulan yaitu sekitar 720ml, sedangkan kebutuhan nutrisi dari MPASI sekitar 350-500 kalori.

BACA JUGA: 

Nah, itulah ulasan tentang Inilah Menu Makanan Bayi 6 Bulan Pendamping ASI. Apabila penjelasan di atas ada yang kurang jelas, atau kamu ingin memberikan kami rekomendasi selanjutnya harus membuat artikel apa, silahkan comment di bawah ya gais. Semoga bermanfaat...
KOMENTAR

0 comments