Wednesday, 14 June 2017

Kamu Sering Sesak Nafas? Mungkin Ini Penyebabnya

Apakah kamu pernah berfikir bahwa sesak nafas yang sering kamu alami ini tidak hanya berhubungan dengan paru-paru tetapi juga berhubungan dengan jantung, jadi bisa beresiko terkena penyakit paru-paru dan juga penyakit jantung.
Sesak nafas dalam dunia medis disebut dengan dyspnea adalah kondisi ketika kamu kesulitan dalam bernafas atau tidak cukup mendapat asupan udaran atau sensasi yang dirasakan ketika bernafas tetapi rasanya tidak cukup atau tidak dalam ketika bernafas normal.

Nah, pada kesempatan kali ini Adajerawat.com akan mengulas tentang Penyebab Sering Sesak Nafas. Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

BACA JUGA: Inilah 7 Jenis Jerawat Paling Berbahaya yang Wajib Diketahui

Berikut Penyebab Sering Sesak Nafas

Berikut ini beberapa penyebab sesak nafas akibat dari gangguan paru-paru:

  1. Pilek
  2. Sinusitis
  3. Alergi, salah satu kelainan bawaan yang bisa terjadi terhadap paru-paru seperti ketika menghirup debu atau bulu-buluan.
  4. Asma, asma terjadi karena adanya penyempitan pada saluran nafas dan tak jarang menghasilkan lebih banyak dahak (lendir lengket). Asma ini bisa terjadi dalam jangka waktu yang panjang dan bisa saja ini terjadi berulang-ulang atau sering kambuhan, jika sering marasa dalam kondisi seperti ini sebaiknya segera obati karena bisa menjadi penyakit asma kronis.
  5. Tuberkulosis (TBC), salah satu penyakit paru-paru yang diakibatkan oleh virus tuberculosa yang masuk ke paru-paru kemudian menginfeksi paru-paru dan merusak sel-sel paru-paru.
  6. Keracunan karbonmonoksida, sering manghirup karbon mmonoksida (CO2) akan membuat paru menjadi kotor dan bisa menimbulkan sesak nafas serta berbagai penyakit pada paru-paru selain itu juga dapat mengotori darah dan mengurangi kadar oksigen di dalam darah (hemoglobin ) yang bisa berakibat berbagai penyakit selain pada paru-paru.
  7. Pneumonia (radang paru-paru), peradangan atau inflamasi terjadi pada paru-paru yang diakibatkan oleh berbagai bakteri atau virus yang masuk ke paru-paru sehingga paru-paru terganggu dan mengalami peradangan, salah satu gejalanya alah sesak nafas.
  8. Kanker paru-paru, penyakit paru-paru yang paling berbahaya karena di dalam paru-paru terdapat sel-sel kanker ganas berbahaya, sel kanker muncul karena adanya gangguan terhadap sel paru-paru seperti infeksi bakteri atau virus atau zat racun (toksin) sehingga sel paru-paru tersebut berubah menjadi ganas yang merusak paru-paru.


Selain karena paru-paru, sesak nafas juga bisa disebabkan karena masalah pada jantung, antara lain seperti berikut ini:
  1. Aritmia jantung, suatu kondisi dimana jantung tidak berirama dengan baik atau berdetak tidak berturan. Detak jantung bisa terlalu cepat, terlalu lambat, atau berdetak secara tidak teratur. Jika kamu mengalami sesak nafas dengan disetai gejala seperti ini mungkin saja kamu mengalami aritmia jantung.
  2. Kardiomiopati, salah satu penyakit jantung yang menyerang otot-otot jantung yang membuat otot-otot jantung tidak kuat memompa atau terjadi kelemahan pada jantung, hal ini dapat membuat pada kegagalan jantung.
  3. Serangan Jantung, ada jenis serangan jantung tanpa mengalami semua gejala yang jelas, seperti nyeri dada dan kecemasan yang luar biasa. Dalam hal ini, sesak napas mungkin satu-satunya tanda peringatan bahwa seseorang akan mengalami serangan jantung.
  4. Gagal jantung, suatu keadaan yang terjadi saat jantung gagal memompakan darah dalam jumlah yang memadai untuk mencukupi kebutuhan metabolisme. Gagal jantung adalah kondisi medis yang sangat berbahaya bila dibiarkan tak terawat akan menyebabkan kematian dalam beberapa menit.


Lantas bagaimana cara mengatasinya?

Untuk penanganan sesak nafas tidak sama pada tiap individu. Oleh karena itu dibutuhkan diagnosis yang tepat mengenai penyebab sesak nafas.

Jika kamu mengalami sesak nafas karena asma atau alergi, maka yang perlu kamu lakukan adalah menghindari unsur-unsur pemicu, seperti debu, asap rokok, polusi udara, bulu hewan peliharaan, atau serbuk sari. Jaga selalu kebersihan rumah kamu agar terbebas dari debu, kutu.

Selain itu, kamu juga dapat mengonsumsi obat-obatan untuk menangani sesak nafas akibat alergi, seperti dekongestan dan antihistamin.

Kedua obat ini bisa memperlancar proses menghirup udara. Jika alergi kamu sudah parah, kemungkinan akan diberikan obat hirup steroid. Obat hirup ini juga bisa diterapkan oleh penderita sinusitis.


Penderita asma juga bisa ditangani dengan obat-obatan yang dihirup atau diminum. Tujuannya membantu meringankan atau mencegah obstruksi jalan nafas dan produksi lendir yang berlebihan.

Jika kamu menjalani pengobatan dengan obat hirup, pastikan pasokannya memadai dan alatnya bekerja dengan baik.

Berhenti merokok juga bisa memperlancar pernafasan kamu. Selain itu, merokok juga bisa memberikan dampak lain, yaitu risiko terkena penyakit jantung, penyakit paru-paru, dan kanker.

Kamu juga dapat menjalani diet jika kamu mengalami sesak nafas karena obesitas. Dengan menurunkan berat badan ke tingkat yang sehat, pernapasan bisa lebih lega. Hindari pula aktivitas berat ketika berada di tempat dengan ketinggian lebih dari 1500 meter.

Bagi kamu yang mengalami sesak nafas akibat penyakit serius, mungkin harus menjalani perawatan atau mengonsumsi obat-obatan tertentu dari dokter. Konsultasikan kepada dokter mengenai pengobatan apa yang tepat untuk kamu.

BACA JUGA:
Nah, itulah ulasan tentang Penyebab Sesak Nafas. Apabila penjelasan di atas ada yang kurang jelas, atau kamu ingin memberikan kami rekomendasi selanjutnya harus membuat artikel apa, silahkan comment di bawah ya gais. Semoga bermanfaat...
KOMENTAR

0 comments