Monday, 17 July 2017

6 Dampak Negatif Terlalu Banyak Minum Air Putih

Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari cairan yang berfungsi untuk membantu kinerja sel-sel, organ, maupun jaringan tubuh agar tetap optimal. Untuk itu diperlukan asupan cairan seperti air putih yang cukup untuk menunjang kelancaran proses tersebut, agar nantinya kesehatan dan vitalitas tubuh kita selalu terjaga.
Lalu berapa idealnya kita harus mengkonsumsi air putih untuk mencukupi kebutuhan cairan tersebut? Kita sering mendengar bukan saran-saran agar kita mengkonsumsi air putih setidaknya 8 gelas atau sekitar 2 liter setiap harinya. Bagaimana jika lebih dari itu? Apakah ada dampak negatifnya dalam tubuh kita?

Jika dilihat dari segi berat badan, para pakar kesehatan menyarankan agar kita mengkonsumsi air putih sebanyak 0.03 liter dari jumlah berat badan kita. Jadi misalkan kamu memiliki berat badan 50 kg, maka konsumsi air putih yang dianjurkan adalah tidak boleh lebih dari 1,5 liter per harinya.

BACA JUGA: Inilah 11 Obat Jerawat Batu Paling Ampuh yang Ada di Apotik

Nah, pada kesempatan kali ini Adajerawat.com akan mengulas tentang 6 Dampak Negatif Terlalu Banyak Minum Air Putih. Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Berikut 6 Dampak Negatif Terlalu Banyak Minum Air Putih

1. Mengganggu Fungsi Ginjal

Pada saat kadar air dalam tubuh meningkat, hal ini akan membuat organ ginjal untuk bekerja lebih keras lagi untuk menyaring kelebihan air tersebut. Hal ini juga bisa berarti bahwa beban ginjal akan semakin meningkat karena semakin banyak air yang harus disaring oleh glomerulus.
Pada akhirnya glomerulus akan dapat mengalami kerusakan karena kadar air yang berlebih.

2. Gizi Buruk

Kebiasaan mengkonsumsi terlalu banyak air putih dapat mengakibatkan ketidaknyamanan pada seluruh organ di perut, seperti rasa begah dan perut terasa penuh. Hal ini akan mengakibatkan penurunan nafsu makan.
Dengan menurunnya nafsu makan tentu saja akan berdampak pada terjadinya malnutrisi dalam tubuh yang menjadi salah satu penyebab utama gangguan gizi buruk. Apabila seseorang telah terjangkit gizi buruk, maka hal ini akan mengakibatkan kerusakan pada semua organ tubuh.

Selain itu, gizi buruk juga dapat mempengaruhi permeabilitas sel, serta energi otak.

3. Pembengkakan Sel-Sel Darah

Pembengkakan sel ini karena peningkatan kadar natrium dalam tubuh bisa memicu masalah.Bila ini terjadi pada sel-sel otak maka akan bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Kekurangan natrium atau kondisi hiponatraemia minimal dapat menyebabkan mudah mengantuk.
Namun apabila terjadi secara cepat, kekurangan natrium ini bisa berakibat pada intoksikasi air yang berakibat pada mual, sering urinasi (buang air kecil), disorientasi mental, pingsan, kejang-kejang, batang otak terganggu, sistem pernafasan terganggu, dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Intoksikasi (atau keracunan air) adalah akibat lanjut dari pembekakan pada sel otak ini yang merupakan  ketidakseimbangan elektrolit.


4. Menguras Kandungan Kalium dalam Tubuh

Mengkonsumsi terlalu banyak air dapat menyebabkan makanan yang mengandung kalium dalam tubuh menjadi terkuras. Hal ini dapat berakibat pada timbulnya beberapa penyebab dada sakit, timbulnya rasa nyeri pada kaki, gangguan mental seperti mudah tersinggung, serta tubuh menjadi gemetar.

5. Gangguan Hiponatremia

Ini merupakan suatu gangguan kesehatan yang disebabkan oleh berkurangnya kadar natrium dalam darah, yaitu dibawah 135 milimol, dimana kandungan natrium dalam darah normalnya adalah antara 135 hingga 145 milimol per liternya.

Pada akhirnya keadaan ini akan menyebabkan suatu keadaan yang disebut intoksikasi air yang ditandai dengan timbulnya berbagai gejala seperti:
  • Mual
  • Muntah
  • Kelelahan
  • Disorientasi mental
  • Penyebab sering mengantuk
  • Kelemahan pada otot
  • Kram
  • Penyebab sakit kepala
  • Kehilangan nafsu makan
  • Merasa kebingungan
  • Gelisah
  • Kepala sering pusing
Yang lebih membahayakan lagi adalah keadaan ini bisa berakibat pada timbulnya kejang, koma, bahkan kematian. Exercise Associated Hyponatraemia (EAH) telah memperkirakan bahwa terdapat +/- 1600 kasus kematian yang diakibatkan oleh konsumsi air yang berlebihan.

6. Kasus Keracunan Air (Intoksikasi air)

Dikenal juga dengan hiper-hidrasi atau overhydration, adalah gangguan potensial dalam fungsi otak yang terjadi ketika keseimbangan elektrolit  terganggu karena mengonsumsi air terlalu banyak. Kasus yang dialami Jennifer Strange di awal, menyebabkan ia mengalami koma dan kematian mendadak akibat pembengkakan otak.
Kondisi ini cukup langka terjadi di masyarakat umum, tapi risiko tinggi terjadi pada atlet lari jarak jauh atau pelari marathon. Para atlet sebaiknya mengkonsumsi minuman olahraga selama latihan atau perlombaan. Keracunan air ini juga dapat terjadi akibat bahaya air minum isi ulang yang tidak higienis.

Nah, itulah ulasan tentang 6 Dampak Negatif Terlalu Banyak Minum Air Putih. Apabila penjelasan di atas ada yang kurang jelas, atau kamu ingin memberikan kami rekomendasi selanjutnya harus membuat artikel apa selanjutnya, silahkan comment di bawah ya gais. Semoga bermanfaat...

BACA JUGA:
KOMENTAR

0 comments