Tuesday, 4 July 2017

Lakukan 7 Cara Ini untuk Menunda Kehamilan

Menunda kehamilan merupakan langkah yang kerap ditempuh pasangan yang belum siap memiliki momongan. Cara menunda kehamilan pun beragam, mulai dari cara alami hingga penggunaan berbagai alat kontrasepsi.

Cara menunda kehamilan bisa diterapkan bagi kamu yang tidak ingin buru-buru memiliki momongan. Namun perlu diketahui pula, seiring bertambahnya usia, jumlah dan kualitas sel telur yang diproduksi oleh ovarium akan mengalami penurunan.
Risiko mengalami komplikasi kehamilan pun juga mengalami peningkatan seiring pertambahan usia, terutama diatas usia 35 tahun.

Sebelum adanya alat kontrasepsi, untuk mencegah dan menunda kehamilan, sepasang suami istri biasanya akan melakukan pencatatan sistem kalender haid, yaitu cara menunda kehamilan dengan mencatat kapan masa subur wanita berlangsung.

Sistem kalender ini menerapkan aturan dengan menghindari hubungan seksual saat memasuki masa subur. Cara menunda kehamilan ini bisa saja efektif, namun kamu harus teliti dan cermat dalam mencatat kapan masa subur.

BACA JUGA: 10 Penyebab yang Harus Kamu Ketahui Akibat Bibir Menghitam

Nah, pada kesempatan kali ini Adajerawat.com akan mengulas tentang 7 Cara Ini untuk Menunda Kehamilan. Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Berikut 7 Cara Ini untuk Menunda Kehamilan

1. Suntik KB

Kamu bisa mencoba pilihan kontrasepsi jenis suntik. Hormon estrogen dan progestin pada kontrasepsi ini akan disuntikkan ke dalam tubuh, dan dapat bekerja untuk menunda kehamilan dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Dengan menggunakan suntik KB, kamu tidak perlu khawatir terlambat atau lupa minum obat setiap harinya. Kamu cukup jalani penyuntikan kembali ketika masa kerja obat suntik KB yang kamu gunakan akan habis, bisa 1 bulan maupun 3 bulan sekali, tergantung jenis suntik KB yang kamu gunakan.

2. Implan

Sering dikenal sebagai KB susuk, kontrasepsi ini, merupakan benda kecil yang berukuran dan berbentuk seperti batang korek api, yang di sisipkan ke bagian bawah kulit lengan atas melalui sebuah sayatan pada permukaan kulit oleh tenaga medis.
Implan mengandung hormon progestin yang di lepaskan secara perlahan dan dapat membantu menunda kehamilan bahkan hingga 3 tahun.

3. IUD

IUD atau yang lebih dikenal dengan KB spiral merupakan alat kontrasepsi dalam rahim, yang efektif dalam mencegah kehamilan. Sebab, jika dipasang dengan benar, KB Spiral mampu mengurangi risiko hamil sebesar 99%.
IUD yang dipasang pada saluran rahim, akan menghalangi dan menghentikan sperma membuahi sel telur.

Alat kontrasepsi ini juga aman digunakan saat menyusui dan dapat mencegah kehamilan cukup lama, sekitar 5 hingga 10 tahun, tergantung dari jenis IUD yang digunakan.


4. Kondom

Siapa yang tak tahu kondom? Alat kontrasepsi ini sangat ringkas dan mudah didapatkan dimana saja. Penggunaan kondom tak hanya membantu mengurangi kemungkinan terjadinya kehamilan, tapi juga efektif dalam mengurangi risiko penularan penyakit menular seksual.
Gunakan secara hati-hati dan seksama, pastikan tidak lewat dari masa kedaluwarsa, permukaan kondom tidak robek/bocor, dan tambahkan pelumas berbahan dasar air yang banyak dijual bebas.

5. Minum Pil KB

Merupakan salah satu jenis kontrasepsi yang paling umum dikenal, pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin sintetis (buatan).
Meski kandungan hormon dalam pil KB bisa menimbulkan beberapa efek samping, namun bila dikonsumsi secara rutin sesuai dengan anjuran dokter, maka kontrasepsi jenis ini memiliki efektivitas diatas 90%.

6. Kontrasepsi Darurat

Jika kamu lupa mengenakan alat kontrasepsi saat berhubungan intim, mungkin kontrasepsi darurat dapat menjadi pilihan untuk mencegah dan menunda kehamilan.
Sebab kandungan levonorgestrel yang terkandung dalam kontrasepsi darurat memiliki kemiripan dengan progesteron sehingga kehamilan bisa dicegah.

Dianjurkan menggunakan kontrasepsi darurat secepat mungkin pasca berhubungan intim. Efektivitas kontrasepsi darurat lebih tinggi bila digunakan setidaknya kurang dari 72 jam sejak hubungan intim berisiko, seperti tanpa pengaman, atau ketika alat kontrasepsi yang digunakan rusak.

Hanya saja, penggunaan kontrasepsi jenis ini perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, dan hanya bisa didapatkan dengan resep dokter, selain itu, disarankan untuk tidak menggunakan kontrasepsi ini secara rutin, melainkan hanya untuk keadaan darurat.

Nah, itulah ulasan tentang 7 Cara Ini untuk Menunda Kehamilan. Apabila penjelasan di atas ada yang kurang jelas, atau kamu ingin memberkan kami rekomendasi selanjutnya kami harus membuat artikel apa, silahkan comment di bawah ya gais. Semoga bermanfaat...

BACA JUGA:
KOMENTAR

0 comments