Wednesday, 5 July 2017

10 Makanan Penambah Darah untuk Penderita Anemia

Penyakit yang sering menyebabkan pusing adalah hipotensi (tekanan darah rendah), dan anemia atau kekurangan darah. Jika gejala ini telah dirasakan, sebaiknya kita mengkonsumsi makanan penambah darah super cepat yang dapat membantu pemulihan darah kita.

Penurunan sel darah merah dalam tubuh umumnya dapat disebabkan karena kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi ini mengakibatkan tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin, yakni substansi dalam sel darah merah yang berperan membawa oksigen keseluruh jaringan tubuh.
Oleh karenanya, kekurangan zat besi bisa mengakibatkan tubuh merasa lemas dan lelah. Tidak hanya zat besi saja, anemia atau kurang darah pun juga bisa disebabkan karena tubuh tidak mendapatkan asupan vitamin vitamin B12, asam folat, dan protein yang cukup.

Penuhi kebutuhan nutrisi tersebut agar anemia yang kamu alami bisa diatasi atau dicegah kemunculannya kembali.

Sumber Zat Besi Penambah Darah

Terdapat dua jenis zat besi yang bisa diserap oleh tubuh kita, antara lain:
  1. Heme: berasal dari hemoglobin. Umumnya terdapat di dalam bahan makanan hewani seperti daging unggas, daging merah, dan ikan.
  2. Non Heme: terdapat dalam bahan makanan nabati. Misalnya seperti kentang, sayuran berdaun hijau, bayam, biji-bijian, buah kering, kismis, dan lain sebagainya.


Zat besi heme tergolong lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan dengan non-heme yang berasal dari nabati. Penyerapan juga akan semakin mudah jika konsumsi zat besi didukung dengan asupan vitamin C yang biasanya banyak terdapat pada buah dan sayuran segar.

Nah, pada kesempatan kali ini Adajerawat.com akan mengulas tentang 10 Makanan Penambah Darah untuk Penderita Anemia. Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Berikut 10 Makanan Penambah Darah untuk Penderita Anemia

1. Jeruk

Apabila tidak ada jambu biji, kamu masih bisa mengonsumsi jeruk. Meskipun kandungan vitamin C-nya masih kalah dengan jambu, tapi buah jeruk memiliki senyawa antioksidan alami yang lebih tinggi.
Manfaat jeruk bagi sistem imunitas tubuh sangatlah besar. Kandungan antioksidan dalam buah ini konon dapat menangkal berbagai jenis radikal bebas yang akan memicu munculnya penyakit berbahaya.

2. Tomat

Tomat mengandung beberapa vitamin penting untuk tubuh, yaitu vitamin A, C, dan E. Kandungan-kandungan nutrisi dalam tomat dipercaya dapat melancarkan sirkulasi darah dan mengatasi anemia.

3. Buah Naga

Mendengar namanya saja mungkin sudah terasa ngeri. Yup, pemberian nama buah ini didasarkan karena kepercayaan bangsa China yang menganggap Naga sebagai pembawa berkah.
Ada banyak sekali manfaat buah naga yang bisa kita dapatkan. Mulai dari mencegah anemia, mengatasi hipertensi, menurunkan kolesterol, dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, jangan lewatkan buah unik satu ini ya.

4. Pisang

Pisang cukup terkenal dengan kandungan potasiumnya yang tinggi. Menurut para ahli, kandungan tersebut bisa menjadi antioksidan yang mampu memelihara sistem imun tubuh dari serangan radikal bebas.
Setelah diteliti lebih dalam, ternyata pisang juga mengandung zat besi yang dapat meningkatkan produksi hemoglobin dalam tubuh. Konsumsilah minimal 1 buah pisang dalam sehari untuk mendapatkan manfaat secara maksimal.

5. Bayam

Bisa dikatakan bayam termasuk sayuran penambah darah dengan kandungan zat besi tinggi. Bayam bisa menjadi makanan penambah darah untuk ibu hamil dan wanita yang mengalami anemia saat menstruasi.
Biasanya bayam diolah menjadi sup segar. Akan tetapi, pastikan kamu tidak mengonsumsi olahan sayur bayam yang sudah didiamkan selama 5 jam, kenapa? Sebab berpotensi menjadi racun akibat sudah berinteraksi dengan oksigen.

BACA JUGA: 6 Bahaya Akibat Terlalu Banyak Minum Air Putih

6. Sawi

Sayur hijau kaya zat besi selanjutnya ada sawi. Sebenarnya sawi ada dua jenis, yaitu sawi hijau dan putih. Akan tetapi menurut Dr Oz, sawi hijau mengandung zat besi yang lebih tinggi dibanding sawi putih.
Dalam sawi tidak hanya terkandung zat besi dan vitamin saja, tetapi ia juga memiliki kandungan mineral lengkap. Sebut saja seperti kalium, potasium, fosfor, selenium, magnesium, dan masih banyak lagi.

7. Kangkung

Banyak orang yang menganggap kangkung bisa membuat tubuh lemas dan lelah, padahal faktanya demikian. Justru kangkung memiliki kandungan zat besi tinggi yang dapat mengatasi lemas akibat anemia.
Maka dari itu, mulai sekarang jangan ragukan sayur hijau satu ini. Biasanya kangkung diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Salah satu olahan kangkung yang cukup diminati adalah tumis kangkung.

8. Ikan Salmon

Sudah pasti ikan salmon masuk kedalam daftar makanan penambah darah. Ia menjadi pemasok vitamin B12 terbaik yang sangat dibutuhkan oleh penderita anemia. Peran penting vitamin B12 lainnya adalah mengoptimalkan pembelahan sel dan menjaga sistem saraf saat proses pembentukan DNA.

9. Tiram dan Kerang

Banyak yang tidak suka tiram dan kerang lantaran bau amisnya. Namun apabila kamu jago memasak, bau amis tersebut akan hilang dengan sendirinya. Mengonsumsi tiram ataupun kerang dapat membantu menambah darah dalam tubuh, mencegah hipertensi, dan melancarkan sirkulasi darah.

10. Udang

Udang masih menjadi makanan laut yang pro dan kontra. Sebagian orang ada yang alergi mengonsumsi udang, dan sebagian lagi tidak sama sekali. Oleh sebab itu, sebelum mengonsumsi udang lebih baik pastikan dulu apakah kamu alergi atau tidak.
Tidak hanya diperkaya dengan zat besi saja, udang juga mengandung kalsium dan fosfor tinggi yang baik untuk mengoptimalkan pembentukan tulang. Kandungan nutrisi semacam inilah yang baik untuk tubuh kamu.

Nah, itulah ulasan tentang 10 Makanan Penambah Darah untuk Penderita Anemia. Apabila penjelasan di atas ada yang kurang jelas, atau kamu ingin memberikan kami rekomendasi selanjutnya harus membuat artikel apa, silahkan comment di bawah ya gais. Semoga bermanfaat...

BACA JUGA:
KOMENTAR

0 comments