Monday, 25 September 2017

15 Tips Jitu Agar si Kecil Tidak Mudah Sakit! Yuk Ketahui

Anak merupakan anugerah Tuhan yang harus disyukuri, dengan memiliki anak itu saja dengan menerima amanat dari Sang Pencipta. Untuk itulah sudah menjadi tugas dan kewajiban dari orang tua untuk terus menjaga dan memantau pertumbuhan dan perkembangan buah hatinya.
Tidak ada manusia yang akan selalu sehat, kadangkala-nya juga akan terserang penyakit. Untuk anak kecil, penyakit yang paling sering terjadi yakni pilek, batuk, demam panas, diare dan lainnya.

Oleh karena itu, orang tua harus sudah mempersiapkan tindakan antisipasi kepada anak anaknya supaya terhindar dari berbagai penyakit.

Tentunya setiap orang tua tidak ingin melihat buah hatinya sakit, keceriaan anak merupakan kebahagiaan tersendiri yang pastinya tidak ingin anda lewatkan hanya karena si anak sakit.

BACA JUGA: 10 Cara Alami Agar Kamu Cepat Hamil! Yuk Coba

Nah, pada kesempatan kali ini Adajerawat.com akan mengulas tentang 15 Tips Jitu Agar si Kecil Tidak Mudah Sakit! Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Berikut 15 Tips Jitu Agar si Kecil Tidak Mudah Sakit!

1. Ajarkan Anak Olahraga Teratur

Berikan pemahaman kepada anak anda akan pentingnya berolahraga secara teratur, tentunya hal ini tidak akan sukses dilakukan jika tidak dimulai dari orang tua.
Jadi ketika kamu menghendaki agar anak kamu rajin berolahraga maka, kamu juga harus memberikan contoh yang baik dengan ikut berolahraga juga.

Luangkan waktu sejenak untuk berolahraga, minimal 30 menit sehari sudah sangat cukup asalkan dapat rutin dilakukan. Seperti saat mendapatkan manfaat renang untuk bayi.

Olahraga bersama sama juga akan membangun hubungan personal antar anggota keluarga. Dengan olahraga secara rutin tidak akan merugikan, malahan efek jangka panjangnya akan sangat baik.

Anak-anak tidak akan mudah sakit karena sistem peredaran darah dan metabolisme tubuhnya lancar. Mulailah dari olahraga ringan seperti berjalan dan berlari.

2. Memperhatikan Pola Makan

Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat ditentukan asupan gizi dari makanan yang ia makan. Untuk itu orang tua harus memperhatikan pola makan anak seperti memberinya makanan 4 sehat 5 sempurna setiap harinya.
Jika kebutuhan gizi sang anak tercukupi maka semakin optimal kesehatannya dan tentu saja anak tidak akan mudah sakit.

Selain memberikan makanan yang sehat dan bergizi, kamu juga harus mengajarkan kepada anak anda untuk selalu rutin mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Untuk memastikan tidak ada kuman dan bibit penyakit masuk kedalam tubuh bersama dengan makanan tersebut. Usahakan sebelum makan, badan dan pakaian sang anak bersih terlebih dahulu.

3. Waktu Istirahat yang Cukup

Istirahat merupakan proses alamiah yang bertujuan untuk mengoptimalkan kembali kinerja otak, setelah seharian beraktivitas tentu akan sangat melelahkan baik fisik maupun organ dalam tubuh manusia termasuk otak.
Usahakan untuk istirahat/tidur sesuai dengan kebutuhan, anak-anak tentunya memiliki waktu tidur yang lebih panjang daripada orang dewasa, seperti pada pola tidur bayi.

Karena sebenarnya melalui tidur membuat otak akan rileks sehingga akan optimal dalam menghasilkan hormon hormon yang dibutuhkan tubuh seperti untuk pertembuhan.

Buat kamar tidur sang anak senyaman mungkin, jauhkan dari suara dan kebisingan untuk menjaga kualitas tidurnya tetap baik. Jika disekitar kamar anak terdapat berbagai macam suara, maka anak tidak akan bisa istirahat dengan nyaman.

Bukan tidak mungkin kualitas tidur yang buruk akan mempengaruhi daya konsentrasinya, sehingga anak akan kesulitan dalam belajar.


4. Menjaga Kebersihan

Orangtua harus selalu memperhatikan kebersihan anaknya meliputi kebersihan rongga mulut, kebersihan badannya dan kuku hingga pakaiannya. Ketiga aspek tersebut harus benar benar terjaga kebersihannya, karena jika salah satunya kotor maka akan mempengaruhi aspek lainnya.
Misalnya rongga mulut dan badan sudah bersih namun pakaiannya kotor, maka otomatis badan dan kukunya lambat laun juga akan kotor.

Menjadi hal yang dilematis bagi orang tua ketika ingin melihat anaknya senang dengan bermain namun disisi lain juga tidak ingin anaknya kotor dari aktivitas bermain tersebut.

Sangat wajar ketika anak menjadikan tanah dan pasir rumah, untuk sarana bermain. Untuk itu sebagai orang tua, kamu dituntut harus bertindak bijak dengan membiarkan anak tetap bermain namun tetap berada dalam batas kewajaran.

5. Gunakan Masker Kepada Anak

Jika salah satu anggota keluarga sedang sakit maka ajak anak anda untuk mau menggunakan masker. Sedikit naif memang namun hal tersebut semata mata untuk menjaga dan memastikan bahwa anak tidak cepat tertular.
Dengan menggunakan masker itu akan mengurangi tertularnya penyakit kepada sesama anggota keluarga. Memang pada awalnya sang anak akan sulit menerima penggunaan masker tersebut, namun jika sejak dini dibiasakan maka seterusnya sang anak tetap akan menerapkannya hingga dewasa.

6. Konsultasi Kepada Dokter

Meskipun sudah menjalankan berbagai saran di atas, tidak menjadi jaminan bahwa anak kamu akan 100 persen bebas dan terhindar dari penyakit.
Jika suatu saat terdapat keluhan keluhan sakit dari sang anak, misalnya sakit kepala atau sakit perut yang tidak kunjung reda, segera bawa anak kamu ke dokter untuk di periksa.

Semakin dini dan cepat ditangani maka penyakit yang menyerang anak akan cepat teratasi, sebaliknya jika kamu lamban dalam bertindak, bukan tidak mungkin penyakitnya akan semakin parah.

7. Memberikan Madu

Jika anak sudah berumur lebih dari dua tahun tidak ada salahnya ibu memberikan madu untuk menjaga sistem imun tubuh bayi. Selama ini madu bisa digunakan sebagai penguat stamina dan penjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap stabil.
Mengkonsumsi madu setiap hari bisa membuat bayi tidak mudah terkena penyakit. Hal itu dikarenakan di dalam madu asli terdapat zat anti virus dan juga anti kumannya. Yang harus di ingat di sini adalah ibu harus memilih madu asli.

Jangan sampai ibu memilih madu yang dioplos atau dicampurkan dengan bahan-bahan lain yang berbahaya. Hal tersebut justru membahayakan kesehatan dan berbahaya bagi tubuh anak.

8. Memberikan Makanan yang Mengandung Serat

Untuk menjaga kesehatan anak dan menghindarkan anak dari sembelit ibu harus memberikan serat kepada anak. Memang untuk bayi di bawah usia dua tahun serat justru bisa membuat bayi mengalami sembelit.
Namun untuk anak dengan usia di atas dua tahun memberikan makanan tinggi serat bisa membuat bayi sehat dan terhindar dari sembelit. Makanan yang tinggi serat itu ada pada sayuran dan juga buah-buahan.

Sayuran dan buah-buahan yang kaya dengan vitamin C bisa meningkatkan sistem imun pada bayi. Sehingga makanan yang tinggi serat itu bisa menghindarkan dari sembelit dan membuat sistem imun tubuh kuat.

9. Biasakan Anak untuk Tidur Siang

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah membiasakan anak kamu untuk tidur siang. Tidur siang bermanfaat bagi anak kamu sebab menghindarkan dari kelelahan.
Saat kelelahan si kecil akan rentan untuk terkena penyakit sebab tubuh yang lelah sistem imunnya tidak stabil. Tidur siang juga menjaga stamina bayi agar sistem imunnya tetap stabil.

10. Imunisasi

Cara efektif untuk menghindarkan si kecil dari berbagai penyakit tertentu adalah imunisasi. Imunisasi bermanfaat sebagai vaksin bagi tubuh untuk menghindari penyakit seperti polio, campak dan lain sebagainya.
Selama ini ada sebanyak 5 imunisasi dasar yang wajib dilakukan oleh bayi, sedangkan untuk selain 5 imunisasi dasar tersebut belum diwajibkan.

BACA JUGA: 10 Jenis Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh Tinggi

11. Hindari Makanan Instan

Untuk menjaga tubuh bayi dari penyakit adalah melarang anak untuk memakan makanan yang instan seperti mie instan, jajanan yang instan serta jajanan di pinggir jalan yang tidak sehat.
Makanan tersebut dipercaya bisa memicu bayi terkena penyakit pencernaan seperti diare, disentri dan lain-lain.

Lebih baik kamu membuat cemilan home made yang lebih steril dan sudah ketahuan apa saja bahan-bahannya dan yang pasti sehat untuk anak.

12. Hati-Hati Ketika Menyusui

Khususnya bagi kamu yang saat ini memiliki anak usia batita, perhatikan kebersihan tubuh kamu ketika akan menyusui mereka, dan terutama peralatan makan dan botol dotnya.
Bila anak kamu masih menggunakan dot kenyot, jangan lupa untuk selalu memastikannya steril. Agar kuman-kuman di dalam dot hilang terlebih dahulu sebelum di kenyot oleh si kecil, serta meminalisir datangnya penyakit.

13. Menyediakan Obat-Obatan

Pastikan kotak P3K di rumah kamu telah cukup berisi obat-obatan yang dibutuhkan oleh anak-anak bila nanti gejala sakit mulai menyerang.
Pastikan keamanan serta tanggal kedaluwarsanya masih panjang, jangan sampai justru karena salah memberi obat dan sudah kedaluwarsa anak kamu jadi jatuh sakit.

Sering-seringlah mengecek tanggal kadaluarsa agar tidak berdampak buruk kepada anak atau keluarga.

14. Menjadi Orang Tua Siaga dan Tanggap

Jadilah orang tua yang peduli, siaga dan tanggap terhadap kesehatan seluruh anggota keluarga kamu, terutama terhadap anak-anak. Ada baiknya setiap keluarga memiliki dokter anak langganan yang sudah terbiasa menanggani riwayat penyakit yang diderita oleh anak-anak kamu.
Dengan demikian bila tiba-tiba salah satu dari mereka jatuh sakit, maka kamu sudah tahu kemana harus meminta bantuan. Tidak harus kebingungan saat anak atau keluarga sedang jatuh sakit.

15. Menjaga Kebersihan Rumah

Sebagai tempat bernaung, rumah adalah benteng pelindung bagi seluruh anggota keluarga dari terpaan cuaca dan suhu yang tidak bersahabat. Rumah yang bersih akan selalu dapat menunjang kesehatan seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak.
Oleh karena itu, jagalah selalu kebersihan rumah kamu, sehingga rumah dapat berfungsi sebagaimana yang di harapkan. Serta jauh dari kuman yang menyebabkan penyakit.

Nah, itulah ulasan tentang 15 Tips Jitu Agar si Kecil Tidak Mudah Sakit! Apabila penjelasan di atas ada yang kurang jelas, atau kamu ingin memberikan kami rekomendasi selanjutnya harus membuat artikel apa, silahkan comment di bawah ya gais. Semoga bermanfaat...

BACA JUGA:
KOMENTAR

0 comments